KEMALASAN, ASSET ATAU LIABILITAS
Account my-financials
Apakah kemalasan adalah kelemahan kita sesungguhnya? Tergantung dari pikiran kita sendiri.
Apabila anda malas bekerja karena tidak mau kecapaian, kepanasan, kedinginan, kesakitan, susah, suntuk, berarti kemalasan adalah benar-benar kelemahan anda.
Apabila anda malas berpergian ke tempat jauh karena tidak tahu jalannya, kemalasan masih menjadi kelemahan anda, sebab anda bisa mencari tahu pada orang-orang yang pernah pergi ke tempat itu atau mengajak orang yang pernah pergi ke sana dan hafal jalan dan rambu-rambunya.
Apabila anda malas membersihkan WC anda sendiri, mungkin kemalasan anda adalah kewajaran, karena kita cenderung menghindari yang menjijikkan. Namun, jika anda mengerti cara untuk membersihkannya, ini masih menjadi kelemahan anda.
Kalau anda malas mencari barang anda yang hilang karena nilai dan fungsinya tidak terlalu berarti bagi anda sendiri, maka kemalasan ini wajar.
Kalau anda malas menemui teman-teman anda karena anda sendiri sedang istirahat dan perlu beristirahat, kemalasan anda adalah pelayan anda.
Kalau anda malas melewati jalan yang ramai dan macet, dan anda lebih suka melewati jalan itu di jam-jam sepi, maka kemalasan adalah teman anda.
Kalau anda malas keluar rumah waktu tengah malam sebab takut menjadi sasaran kejahatan, maka kemalasan adalah penjaga anda.
Jika anda malas mencari pendamping atau pasangan hidup akibat trauma yang dialami dan kondisi diri sendiri yang tidak adaptif untuk hidup bersama, maka kemalasan adalah pelindung anda.
Jika anda malas mempunyai dan memelihara anak-anak dari perkawinan anda sebab biaya hidup yang makin bertambah mahal tiap tahun, kesulitan memelihara anak yang bertambah rumit, tingkat polusi yang kian pekat tiap tahun, dan kapasitas daya tampung bumi yang makin berkurang untuk menampung kehidupan manusia, maka kemalasan adalah teman bisnis anda.
Jika anda malas melakukan transaksi bisnis pada suatu hari dan di hari itu terjadi gejolak perekonomian, maka kemalasan menjadi bagian dari intuisi bisnis anda.
Jika anda malas berinvestasi dan malas mengasuransikan aset-aset anda karena takut kehilangan uang anda, lalu setelah beberapa lama anda kehilangan aset-aset anda, dan anda harus bekerja keras di masa tua anda, kemalasan ini adalah penipu anda.
Jika anda malas bekerja karena pekerjaan anda saat ini menyita banyak waktu dan tenaga, sedangkan hasilnya sangat sedikit, maka kemalasan anda berbanding lurus dengan prinsip ekonomi.
Bila anda malas mengerjakan pekerjaan–pekerjaan yang menuntut keterampilan tertentu yang anda sendiri sangat tidak berminat, maka kemalasan anda menganjurkan anda untuk mengganti pekerjaan sesuai dengan minat anda.
Bila anda malas mengikuti pembicaraan orang-orang atau melihat pertunjukan maka kemalasan anda berbanding lurus dengan suasana hati anda.
Bila anda malas menyapa orang-orang karena anda sedang sibuk untuk urusan tertentu, maka kemalasan membantu menyimpan energi dan meningkatkan konsentrasi anda.
Bila anda malas mengikuti berita karena menurut anda membosankan padahal ada beberapa hal yang penting untuk diikuti maka kemalasan tidak peduli dengan diri anda.
Bila anda malas mengikuti latihan olahraga karena anda disibukkan dengan urusan-urusan yang sebenarnya bisa dikerjakan dengan santai, maka kemalasan berkonspirasi dengan penyakit menjerumuskan anda dalam penderitaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar